Akad Musyarakah : Pengertian dan Jenis Jenis Akad

  • Whatsapp
Pengertian Akad Musyarakah

Pengertian Akad Musyarakah Dalam Ekonomi Syariah adalah salah satu bentuk kerjasama ekonomi syariah dalam islam yang terjadi ketika ada dua pihak atau lebih terlibat kerja sama dalam satu usaha. 

musyarakah ini memiliki persyaratan yang harus dilakukan oleh pihak-pihak terkait dalam kerja sama. Persyaratan tersebut diataranya pihak terkait telah balig dan memiliki akal sehat.

Kerjasama Pencampuran atau pembagian Modal yang berupa dana, kinerja antar pihak, dan perjanjian harus adadan ditentukan sebelum adanya pelaksanaan ijab dan kabul.

Pengertian Akad Musyarakah

Akad Musyarakah sendiri berasal dari bahasa arab yaitu syrikah yang memiliki arti mencampur, sekutu, atau serikat. Sama halnya dengan akad  yang bersifat syariah lainnya, Akad ini juga memiliki landasan (Dilandasi) oleh hukum – hukum dalam alquran dan hadist.

Dalam sistem ekonomi syariah, Ada beberapa sistem ekonomi lainnya yang bisa membentuk penjanjian kerja sama yang dilakukan selain Musyarakah, yaitu mudharabah dan murabahah.

Akad Musyarakah dalam artian lain yaitu bentuk kerjasa sama dengan pencampuran modal antar pihak satu dengan pihak lainnya.  Akad yang satu ini berarti adanya serikat penjanjian antar pihak dalam menentukan 
jumlah keuntungan dan kerugian akan ditanggung bersama

Dengan kata lain jumlah pencampuran modal atau dana, pembagian keuntungan , dan jumlah kerugian yang harus ditanggung bersama dan telah ditentukan dan disepakati oleh pihak – pihak yang telah bekerja sama.

Apa saja Macam – Macam Akad Musyarakah

Musyarakah Pemilikan

Musyarakah pemilikan bisa terjadi ketika terdapat dua pihak atau lebih saling berbagi wasiat atau yang lainnya  Dalam hal ini, keuntungan dibagi berdasarkan yang didapatkan sang aset tersebut.

Dalam musyarakah pemilikan ini untuk menentukan pembagian dari hasil  keuntungan berdasarkan jumlah keuntungan atau dihasilkan aset tadi. 

Musyarakah Akad

Musyarakah akad ini bisa terjadi ketika antara pihak pihak pemilik yang terkait dalam satu usaha  memiliki kesepakatan yang telah ditentukan oleh pihak – pihak tersebut.

Akad Musyarakah memiliki beberapa jenis :

Al-In’an

Syirkah in’an memiliki pengertian ketika antara pihak yang bekerja sama memberikan modal atau setoran dalam jumlah berbeda setiap pihak, dan nantinya keuntungan yang didapatkan setiap pihak berbeda. Dengan cara dibagi berdasarkan berapa besaran persentasi setoran modal masing-masing pihak.

Mufawadah

Syirkah ini memiliki pengertian ketika antar pihak yang bekerja sama memberikan atau menyetorkan dana dengan jumlah yang sama besar antar masing – masing pihak. Dan nantinya untuk keuntungan dan kerugian yang diperoleh ditanggung oleh semua pihak  dan dalam jumlah yang sama besar.

A’mal

Syirkah a’mal adalah kerja sama yang terjadi ketika antara dua orang yang memiliki profesi yang sama sepakat untuk menerima tawaran proyek pekerjaan tertentu, dan nantinya untuk pembagian keuntungan dari hasil proyek yang selesai bisa dibagi secara merata.

Wujuh

Wujuh adalah ketika kerja sama antar beberapa pihak untuk sepakat membeli sebuah barang atau yang lainnya yang dilakukan secara kredit. kemudian nantinya akan menjualnya secara tunai.

Keuntungan dan kerugian yang dihasilkan dari sistem ekonomi syariah ini diberikan atas dasar besaran jaminan yang dikeluarkan maing-masing pihak.

Pos terkait